Selasa, 18 Januari 2011

makalah pkn, kesaktian pancasila

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
KESAKTIAN PANCASILA

Oleh :
ETIKA RAHMI
Kelas A / 1
Dosen pembimbing : Ir H.Ridwan, MP

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
PROGRAM STUDI S – 1
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI 2010 / 2011

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang selalu melimpahkan rahmat dan karunia-Nya. Berkat rahmat dan karunia Nya pulalah, penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “KESAKTIAN PANCASILA” untuk memenuhi tugas pendidikan kewarganegaraan.
            Penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.     Orang tua yang selalu member semanagat dalam proses pembuatan.
2.     Dosen pembimbing, bapak
3.     Teman-teman yang telah membantu dalam  penyelesaian,serta
4.     Semua pihak yang telah membantu proses penyelesaian makalah ini.
Penulis berharap semoga makalah ini dapat berguna bagi semua pihak, khusus nya mahasiswa FKIP PGSD Universitas Jambi, serta dapat mengamalkan isi makalah ini yang berguna bagi masyarakat. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan  dalam makalah ini. Oleh krena iu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini selanjutnya.
                                                                                      Muara Bulian,   November 2010

                                                                                                      penulis






DAFTAR    ISI
Halaman judul
Kata pengantar
Daftar isi
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
B.     Tujuan penulisan
BAB II PEMBAHASAN
1.     Pengertian pancasila sebagai dasar negara
2.     Perumusan pancasila
3.     Fungsi pancasila
4.      G 30 S / PKI
5.     Kesaktian pancasila
6.     Nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila serta pengamalannya
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan
B.     Saran
Daftar pustaka


BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar belakang
               Pancasila merupakan dasar negara yang telah ditetapkan sejak Indonesia merdeka. Oleh karena itu, pancasila dijadikan sebagi falsafah atau pandangan hidup bagi seluruh bangsa Indonesia. Dengan adanya pancasila, Indonesia dapat menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berpedoman paada lansan idiil Indonesia yaitu Pancasila. Jika kita memperhatikan lambing pancasila dan butir – butir yang terkandung dalam pancasila, dapat disimpulkan bahwa setiap bangsa mempunyai kepribadian , dan butir – butir pancasila itulah yang merupakan pencerminan kepribadian bangsa Indonesia, sehingga Indonesia dapat dibedakan dengan bangsa lain karena cirri khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Walaupun sejak dulu bangsa Indonesia telah berinteraksi dengan berbagai peradaban dan kebudayaan bangsa lain, tetapi kepribadian Indonesia tetap hidup dan berkembang.
               Peristiwa G 30 S / PKI adalah peristiwa yang selalu dikaitkan dengan kesaktian pancasila karena pada peristiwa tersebut terbukti ampuhnya kesaktian pancasila. Tidak hanya itu, kesaktian pancasila juga terdapat dalam setiap butir – butir pancasila itu sendiri yah telah di sah kan dalam pembukaan UUD 1945. Agar pancasila tetap menjadi dasar dan falsafah bangsa Indonesia, sebaiknya bangsa Indonesia mengamalkan  kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan pancasila dan agar kesaktian pancasila tetap terjaga.
B.tujuan penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi nilai tugas pribadi pendidikan kewarganegaraan dan untuk memberitahukan kepada masyarakat khususnya mahasiswa PGSD UNJA dimana letak kesaktian pancasila dan dapat mengamalkan isi dari makalah ini.

BAB II
PEMBAHASAN
1.Pengertian pancasila sebagai dasar negara
Pancasila berasal dari bahasa india, yakni bahasa sansakerta yang merupakan bahasa kasta brahmana. Pancasila terdiri atas dua kata, yaitu “panca” yang berarti lima dan “syila” yang berarti sendi,alas, atauu dasar . Sehingga dapat disimpulkan bahwa pancasila berarti lima dasar Negara.
Pancasila telah menjadi istilah resmi sebagai dasar falsafah Negara. Pancasila merupakan dasar Negara Indonesia, dan dasar negara itu sendiri merupakan sumber  kaidah hokum konstitusional yang mengatur negara beserta seluruh unsurnya, yaitu rakyat, wilayah dan pemerintahan.Dasar suatu negara sering disebut dasar falsafah negara atau fhilosofishe grundslag . Dasar negara merupakan nilai suatu norma untuk mengatur pemerintahan negara atau merupakan sumber untuk menyelenggarakan negara. Dasar negara juga merupakan suatu asaz kerohanian yang meliputi suasana ketertiban atau cita-cita hokum, sehingga dasar negara merupakan nilai, norma suatu kaidah baik moral maupun hokum negara.
Pada siding BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, perkataan pancasila artinya lima asas dasar yang digunakan oleh presiden Soekarno untuk member nama pada lima prinsip dasar negara Indonesia yang diusulnya.
2.Rumusan  Pancasila
Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia tidah lahir begitu saja. Beberapa kali dilakukan musyawarah untuk menentukan dasar negara hingga rumusan pancasila yang sah dan sisitematika yang benar terdapat dalam pembukaan UUD 1945 yang telah disahkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945. Berkaitan hal tersebut , presiden RI telah mengeluarkan instruksi No.12/1968 pada 13 April 1968 yang menegaskan tata urutan dan rumusan pancasila adalah sebagai berikut :

1.     Ketuhanan Yang Maha Esa
2.     Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.     Persatuan Indonesia
4.     Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5.     Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.
3. Fungsi Pancasila
Ø  Sebagai dasar negara. Sesuai dengan pembukaan UUD 1945.
Ø Sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Kepribadian Indonesia adalah keseluruhan cirri khas bangsa Indonesia yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain, yang berarti  bahwa sikap, tingkah laku dan perbuatan bangsa Indonesia mempunyai cirri khas.
Ø Sebagai sumber dari segala hukum. Sesuai dengan Tap MPR No.III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan peraturan Perundang-undangan.
Ø Sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia. Pancasila disahkan bersama-sama dengan disahkannya UUD 1945 oleh PPKI pada 18 Agustus 1945
Ø Sebagai falsafah (pandangan hidup). Pancasila merupakan dasar yang dapat mempersatukan bangsa, serta member petunjuk dalam mencapai kesejahteraan lahir dan bathin bangsa Indonesia.
Ø Sebagai cita-citadan tujuan bangsa Indonesia. Cita-cita bangsa Indonesia tegas termuat dalam pembukaan UUD 1945 merupakan perjuangan jiwa proklamasi, yaitujiwa pancasila.

4.  G 30 S / PKI
                Setelah Indonesia merdeka, masih banyak masalah yang dihadapi bahkan perang untuk mempertahankan kemerdekaanpun masih dilakukan. Bahkan undang-udang dasar negara  masih diganti-ganti dari UUD 1945  menjadi UU RIS, kemudian diganti lagi menjadi UUDS RI 1950.
Sejak kemerdekaan sampai 1959, pancasila belum dapat dilaksanakan dengan murni, hingga presiden mengeluarkan dekrit presiden 5 Juli 1959 dengan harapan pancasila dapat dihayati dan diamalkan secara murni dan konsekuen. Namun, harapan tersebut belum dapat diwujudkan bahkan terjadi penafsiran baru terhadap pancasila dan menyimpang dari maksud ysng sebenarnya. Partai Komunis Indonesia (PKI) lah yang menafsirkan pancasila sebagai marxisme yang diterapkan sesuai  sesuia dengan kondisi Indonesia.Pancasila dipandang sekedar alat pemersatu , yang berarti jika persatuan sudah terbentuk maka pancasila tidak dibutuhkan lagi dan PKI ingin mendirikan Republik Indonesia dengan dasar komunis. Akibat hal tersebut, Partai Komunis Indonesia (PKI) melakukan pemberontakan hingga puncaknya pada 30 September 1965 PKI melakukan pembunuhan  terhadap tokoh-tokoh pimpinan TNI AD dan kemudian gerakan tersebut dikenal dengan G 30 S / PKI.
5.Kesaktian Pancasila
Seperti yang telah diketahui, pancasila berarti lima dasar negara. Selanjutnya, kesaktian, asal kata adalah sakti yang menurut bahasa berarti mampu (kuasa) berbuat sesuatu yang melampaui kodrat alam dan kesaktian itu berarti kepandaian (kemampuan) berbuat sesuatu yang bersifat gaib ( melampaui kodrat alam ). Jadi, kesaktian pancasila adalah kepandaian ( kemampuan) yang dimiliki oleh lima dasar negara yang dapat berbuat sesuatu melebihi kodrat alamnya senagai dasar negara.
Terbongkarnya G 30 S/ PKI merupakan cikal bakal lahirnya “Hari Kesaktian Pancasila” , yaitu setiap tanggal 1 Oktober untuk mengenang peristiwa tersebut. Peringatan hari kesaktian pansilan pada dasarnya adalah  untuk memperkukuh pancasila sebagai  dasar dan pandangan hidup bangsa. Hari Kesaktian Pancasila perlu dijadikan media refleksi untuk merenungkan bagaimana bangsa Indonesia saat ini menggunakan pancasila yang telah dijadikan falsafah hidup untuk  pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Bahkan, seharusnya, dari tahun ke tahun, peringatan hari kesaktian pancasila perlu ditekankan lagi, sehingga rakyat Indonesia masih tetap mengmalkan dan menghayati pancasila sebagai dasar negara.Hal tersebut dikarenakan pada saaat ini, bangsa Indonesia kurang  menghayati dan kurang mengamalkan butir-butir pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Bahkan, sebagai rakyat Indonesia yang lahir dan tumbuh di Indonesia, masih ada yang tidak hafal dengan butir-butir pancasila  yang sudah ada sejak  65 tahun yang lalu. Bagaimana hendak mengamalkan butir-butir pancasila itu sendiri sedangkan isi pancasila itu saja tidak tahu.??? Padahal penetapan pancasila sebagai dasar falsafah bangsa dan negara bukanlah pekerjaan yang sederhana. Seperti yang telah diketahui dan dengan adanya G 30 S / PKI, pengesahan pancasila melalui jalan panjang, penuh pedebatan dan berbobot, rasa tanggung jawab yang besar terhadap  nasib bangsa dan era di kemudian hari. Tetapi juga penuh dengan rasa persaudaraan  yang akrab, bayangkan saja , jika negara ini tanpa pancasila, maka Indonesia tidak akan memiliki dasar negara dan pandangan hidup berbangsa dan bernegara , tentu saja, negara ini akan hancur digerogoti oleh bangsa ini sendiri.
Kesaktian pancasila, apabila mendengar kalimat tersebut tentu saja kita juga akan teringat pada peristiwa G 30 S / PKI yang menunjukkan bahwa pancasila itu sakti. Kesaktian pancasila pada peristiwa  G 30 S / PKI dapat dibuktikan karena pada saat itu pancasila ampuh dan berhasil menghalau serta menumpas komunis dan PKI dari muka bumi Indonesia dan menyelamatkan bangsa dari kehancuran pada  percobaan kudeta yang dilakukan oleh PKI tahun 1965. Tidak hanya itu, kesaktian pancasila dapat dibuktikan , dalam butir pancasila ditegaskan bahwa pancasila sebagai dasar negara  Indonesia menyebut adanya persatuan. Oleh karena itu, pancasila amat menekankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Namun karena bangsa Indonesia juga memiliki kebinekaan, pancasila menekan persatuan dan kesatuan tanpa melenyapkan kebinekaan begitu juga sebaliknya, menekankan  kebinekaan dan tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Disinilah letak kesaktian pancasila tersebut, yaitu pancasila mampu membinekakan dalam persatuan dan mempersatukan dalam kebinekaan Indonesia. Bahkan, hal tersebut dijadikan asset dan kekayaan bangsa Indonesia.
Dalam islampun dianjurkan untuk menegakkan persatuan dan kesatuan . Seperti firman allah dalam QS.Ali imran : 103 yang berbunyi :



Artinya : “ Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah ,dan janganlah kamu bercerai-berai , dan ingatlah akan nikmat kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah menjinakkan antara hatimu lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada ditepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
                 Dan dalam potongan QS. Al Baqarah : 213 yang berbunyi :


Artinya : “ Manusia itu adalah umat yang satu . . . . “
                 Dari kedua ayat tersebut, jelaslah bahwa al qur’an mengatakan bahwa manusia adalah umat yang satu dan dilarang bercerai-berai. Oleh karena itu,  islam amat menganjurkan manusia untuk menggalang persatuan dan kesatuan agar tidak bercerai-berai.
                 Selain itu, kesaktian pancasila lainnya adalah isi pancasila yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945. Secara hukum, UUD 1945 yqng memuat jiwa pancasila tidak dapat diubah oleh siapapun termasuk oleh MPR bahkan presiden. Karena mengubah UUD 1945 berarti membubarkan negara Indonesia. Dengan demikian, pancasila akn tetap ada dan tidak dapat diubah karena bersifat tetap, serta inti-inti pancasila akan tetap ada sepanjang masa dalam kehidupan bangsa Indonesia, baik dalam adat kebiasaan, kebudayaan maupun keagamaan. Hal tersebut disebabkan dalam pancasila juga terkandung hubungan kemanusiaan yang mutlak dank arena semua hal tersebutlah pancasila dikatakan sakti.


6.Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pancasila serta Pengamalannya.
1. Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, berisi nilai-nilai religious sebagai berikut :
v Keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa beserta sifat-sifatNya.
v Ketaqwaan terhadap Tuhan dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.
Bentuk pengamalannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah :
·        Manusia Indonesia percaya dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan ajarannya masing-masing.
·        Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan beribadah dan bekerja sama antar pemeluk agama.
·        Membina kerukunan hidup umat beragama.
·        Tidak memaksakan agama / kepercayaan kepada orang lain.
2. Sila kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab, mengandung nilai-nilai religious sebagai berikut :
v Pengakuan tarhadap martabat manusia.
v Pengakuan yang adil terhadap sesame manusia.
v Pengertian manusia yang beradab menunjukkan  perbedaan manusia dan hewan.
Bentuk pengamalannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah :
·        Memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya.
·        Mengakui persamaan derajat, hak dan kewajiban asasi tanpa membedakan agama, suku, keturunan, kepercayaan, kedudukan social, warna kulit dan sebagainya.
·        Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia, sikap tenggang rasa dan tidak sewenang-wenang terhadap orang lain.
·        Berani membela kebenaran dan keadilan. Keadilan tanpa memihak siapapun, seperti firman Allah dalam QS. Al Maidah (5) : 8 yang berbunyi :




Artinya :
            “ Hai  orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertawakallah kepada Allah , sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Dari ayat tersebut , berkaitan dengan sila kedua, islampun menganjurkan umatnya untuk berlaku adil dan tidak memihak hingga menjadikan kita tidak adil.
3. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, berisi nilai-nilai religious sebagai berikut :
v Pesatuan Indonesia adalah persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.
v Bangsa Indonesia adalah persatuan suku-suku yang mendiami wilayah Indonesia.
v Pengakuan terhadap perbedaan suku-suku bangsa (etnis) dan kebudayaan bangsa yang memberikan arah dalam pembinaan suatu bangsa.
Bentuk pengamalannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah :
·        Mampu menempatksn persatuan, kesatuan,  serta kepentingan dan keselamatan bangsa demi kepentingan bersama.
·        Sanggup dan rela berkorban demi kepentingan negara.
·        Mengembangkan sikap rasa cinta tanah air dan bangsa.
·        Mengembangkan rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air Indonesia.
·        Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhineka Tunggal Ika karena mengembangkan rasa persatuan itu adalah rahmat Tuhan seperti hadis berikut yang artinya : “Rasulullah SAW. Bersabda : Persatuan itu rahmat dan perpecahan itu azab” ( HR. Addaruquthni )
4.Sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaa dalam permusyawaratan / perwakilan, berisi nilai-nilai religious sebagai berikut :
v Kedaulatan adalah ditangan rakyat.
v Pimpinan kerakyatan adalah  hikmah kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat.
v Musyawarah untuk mufakat dicapai dalam permusyawaratan wakil-wakil rakyat.
Bentuk pengamalannya dalam kehiduppan berbangsa dan bernegara adalah :
·        Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama, seperti yang telah diajarkan isalam dalam QS. Ali Imran (3) : 159 :





Artinya :
“ Maka disebabkan rahmat Allahlah  kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhi diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanla mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalan urusan itu. Kemudian apabila kamu telat membulatkan tekad  maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang  yang bertawakal kepadaNya.
·        Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi pleh semangat kekeluargaan.
·        Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
·        Dengan ‘itikad baik dan penuh rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
·        Musyawarah dilakukan dengan akal sehat sesuai dengan hati nurani yang luhur.
·        Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.
5.Sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, berisi nilai-nilai keadilan sosial sebagai berikut :
v Keadilan social meliputi seluruh rakyat Indonesia.
v Cita – ccita masyarakat adil dan makmur, material dan spiritual yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
v Keseimbangan antara hati dan kewajiban,serta menghormati orang lain.
v Cinta akan kemajuan dan pembangunan.
Bentuk pengamalannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah :
·        Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
·        Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
·        Tidak menggunakan hak milik untuk usaha – usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
·        Suka bekerja keras.
·        Suka melakukan kegiatan dalam rangka memajukan kemajuan yang merata dan keadilan sosial.


BAB III
PENUTUP
A.KESIMPULAN
             Pancasila merupakan dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia, Perumusan sah pancasila terdapat dalam pembukaan UUD 1945 dan kesaktian pancasila dapat dibuktikan pada peristiwa G 30 S / PKI yang mampu menumpas PKI dari bumi Indonesia serta dapat memoerstukan bangsa Indonesia. Agar pancasila tetap dijadikan dasar dan falsafah bangsa Indonesia dan agar tetap dapat dikatakan sakti, maka sebagai bangsa Indonesia, kita berkewajiban untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan dasar negara Indonesia yang telah ada sejak Indonesia merdeka, yaitu Pancasila.

B.SARAN
Sebagai rakyat Indonesia, yang lahir, tumbuh dan berkembang di Indonesia, kita wajib untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan dasar bangsa kita yaitu Pancasila serta meningkatkan pengamalan terhadap butir – butir pancasila yang saat ini sudah agak pudar sehingga pancasila tetap sakti menjadi dasar dan falsafah bangsa Indonesia.


DAFTAR  PUSTAKA
Abdulkarim Aim . 2004 . Kewarganegaraan untuk SMA kelas XI . Bandung :
                Grafindo Media Pratama.
Suharyanto . 2005 . Mengamalkan Pancasila . Jakarta : Balai pustaka dan
                Perkasa utama.
www.google.com/dimana letak kesaktian pancasila?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar